Fosfor: Unsur Berbahaya, Fosfat Penting bagi Kehidupan

Fosfor putih, merah, hitam, dan senyawa fosfat memiliki perilaku berbeda. Kenali hubungannya dengan sel, pupuk, serta pertumbuhan alga berlebihan.

Fosfor bersimbol P dan bernomor atom 15. Namanya berarti pembawa cahaya, tetapi cahaya redup fosfor putih bukan tanda bahwa bahan itu aman: bentuk ini beracun, dapat melukai kulit, dan mudah menyala di udara.

Susunan atom yang berbeda menghasilkan alotrop putih, merah, dan hitam. Fosfor merah lebih stabil dibandingkan fosfor putih; fosfor hitam memiliki susunan berlapis. Perbedaan ini membuat satu unsur dapat memiliki sifat yang sangat berbeda.

Di dalam makhluk hidup, fosfor terutama berperan sebagai fosfat, antara lain pada DNA, RNA, ATP, serta mineral tulang dan gigi. Batuan fosfat yang mengandung apatit juga menjadi bahan baku asam fosfat dan pupuk.

Kelebihan fosfat yang terbawa ke perairan dapat mendorong pertumbuhan alga berlebihan. Memakai pupuk dengan tepat dan memulihkan fosfor dari limbah membantu menjaga manfaatnya sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.