Germanium: Dari Transistor Awal hingga Penglihatan Inframerah
Germanium membantu membuka era transistor dan masih dipakai pada optik inframerah, serat optik, sel surya khusus, serta detektor radiasi.
Germanium bersimbol Ge dan bernomor atom 32. Metaloid abu-abu keperakan ini rapuh. Penemuannya oleh Clemens Winkler pada 1886 cocok dengan gambaran unsur eka-silikon yang sebelumnya diramalkan Mendeleev.
Transistor awal yang didemonstrasikan di Bell Labs pada 1947 memakai germanium. Silikon kemudian lebih dominan, tetapi germanium tetap mempunyai kegunaan yang tidak sama dengan peran historisnya.
Germanium tidak meneruskan cahaya tampak, namun transparan pada bagian tertentu spektrum inframerah. Sifat itu dimanfaatkan pada lensa kamera termal. Pada serat optik, germanium dioksida membantu mengatur indeks bias inti kaca; bahan ini merupakan senyawa, bukan unsur murni.
Wafer germanium juga dipakai sebagai substrat sel surya multijunction berkinerja tinggi. Germanium sangat murni digunakan pada detektor radiasi yang didinginkan untuk mengukur sinyal dengan teliti.