Iodin: Dari Uap Ungu hingga Pendorong Ion Satelit
Iodin bukan hanya cairan antiseptik. Bentuk elemental, iodida, senyawa organik, dan ionnya bekerja dengan cara berbeda.
Iodin bersimbol I dan bernomor atom 53. Bernard Courtois menemukannya pada 1811 saat mengolah bahan dari abu rumput laut. Uap ungunya menjadi petunjuk penting untuk mengenali unsur baru itu.
Iodin elemental, I₂, berupa kristal gelap mengilap pada suhu ruang. Ia dapat menyublim, tetapi juga memiliki fase cair; pernyataan bahwa iodin selalu langsung menjadi gas mengabaikan kondisi suhu dan tekanan.
Tiroid menggunakan iodida sebagai bahan pembentuk hormon. Garam beriodium dapat mengandung kalium iodida atau kalium iodat, sedangkan bahan kontras sinar-X mengandung senyawa organoiodin stabil. Ketiganya berbeda dari penggunaan I₂ sebagai antiseptik.
Iodin juga telah diuji sebagai propelan pada satelit kecil di orbit. Bahan padat diuapkan, diionisasi, kemudian dipercepat secara listrik. Dorongannya kecil dan bekerja untuk manuver wahana, bukan sebagai roket peluncur dari permukaan Bumi.