← Semua Video
Alam

Sutra Laba-Laba Lebih Kuat dari Baja? Jawabannya Setengah

Per satuan berat, ya. Per batang, tidak. Dan jaring Spider-Man tetap fiksi.

Di film Spider-Man, seutas jaring bisa menahan manusia, kendaraan, bahkan menghentikan benda yang melaju. Pertanyaannya wajar: apakah jaring laba-laba asli benar-benar lebih kuat daripada baja?

Laba-laba menghasilkan beberapa jenis sutra, dan yang biasanya dibandingkan dengan baja adalah dragline silk — benang kuat yang jadi kerangka jaring sekaligus tali pengaman laba-laba. Kalau luas penampangnya disetarakan, kekuatan tarik dragline silk memang bisa berada di kisaran beberapa jenis baja. Hasilnya bergantung pada spesies, kondisi seratnya, dan baja mana yang dipakai sebagai pembanding.

Keunggulan yang paling nyata justru soal bobot: sutra laba-laba jauh lebih ringan, sehingga sangat kuat dibanding beratnya. Itu berbeda dengan mengatakan benang tipis sanggup mengalahkan batang baja besar. Dan dragline silk bukan cuma kuat — ia bisa meregang dan menyerap energi sebelum putus. Kombinasi itulah yang membuat jaring mampu meredam benturan mangsa.

Baja tetap unggul untuk banyak struktur: lebih kaku, lebih konsisten, tahan panas, dan mudah dibuat dalam ukuran besar. Sutra laba-laba juga sulit dipanen massal, karena laba-labanya teritorial dan produksinya sedikit. Jadi jawabannya setengah: sutra laba-laba bisa menyaingi baja pada ukuran tertentu, dan unggul dalam rasio kekuatan terhadap berat serta ketangguhan. Tapi jaring Spider-Man tetap fiksi — sistemnya jauh melampaui sutra alami.

Video Lain