Molibdenum: Logam Tahan Panas, Pelumas, dan Kofaktor Enzim

Satu unsur dapat membantu baja, melumasi permukaan, dan bekerja dalam enzim. Kuncinya terletak pada bentuk material yang mengandung molibdenum.

Molibdenum bersimbol Mo dan bernomor atom 42. Titik lelehnya sekitar 2.623°C, tetapi angka tinggi itu tidak berarti logamnya kebal terhadap oksidasi dalam udara panas.

Sebagai unsur paduan, molibdenum membantu menghasilkan baja untuk kondisi kerja berat. Dalam bentuk molibdenum disulfida, MoS₂, susunan lapisan kristalnya mudah bergeser sehingga bahan ini dapat menjadi pelumas padat.

Pada organisme tertentu, molibdenum menjadi bagian kofaktor nitrogenase yang membantu mengubah nitrogen menjadi amonia. Manusia pun memerlukannya dalam jumlah renik sebagai komponen kofaktor beberapa enzim; kebutuhan gizi tidak berarti logamnya boleh dikonsumsi.

Radioisotop molibdenum-99 memiliki fungsi berbeda lagi. Peluruhannya memasok teknesium-99m dalam generator medis, memungkinkan rumah sakit memperoleh pelacak berumur pendek dengan sistem yang terkontrol.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.