Neodimium: Cahaya Laser dan Arah Favorit Sebuah Magnet

Neodimium bekerja sebagai ion aktif dalam laser dan sebagai bagian fase kristal magnet. Kekuatan teknologinya datang dari struktur material.

Neodimium bersimbol Nd dan bernomor atom 60. Identitasnya terungkap pada 1885 ketika Auer von Welsbach memisahkan didymium menjadi neodimium dan praseodimium. Nama neodimium berarti kembar baru.

Ion Nd³⁺ menyerap pita cahaya tertentu sehingga kaca yang mengandungnya dapat terlihat berbeda di bawah sumber cahaya berbeda. Pada laser Nd:YAG, ion neodimium menjadi pusat aktif dalam kristal inang YAG, dengan emisi penting pada 1.064 nanometer.

Magnet neodimium-besi-boron mengandalkan fase kristal Nd₂Fe₁₄B. Anisotropi kristalnya memberi arah magnetisasi yang disukai dan membantu menahan pembalikan magnetisasi.

Magnet ini digunakan pada motor kompak serta generator tertentu, tetapi tetap rentan terhadap panas dan korosi. Komposisi serta pelapis membantu memenuhi kebutuhan kerja, sedangkan daur ulang magnet bekas dapat mengembalikan material bernilai ke produksi.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.