Niobium: Logam di Balik Magnet dan Rongga Superkonduktor
Niobium bekerja pada dua skala: sedikit tambahan pada baja dan komponen superkonduktor yang didinginkan mendekati nol mutlak.
Niobium bersimbol Nb dan bernomor atom 41. Charles Hatchett mengenali unsur ini pada 1801 dengan nama columbium; nama niobium kemudian menjadi nama internasional yang digunakan sekarang.
Dalam jumlah kecil, niobium membantu memperbaiki kekuatan baja melalui pengaturan struktur mikro. Kegunaan itu berbeda dari peran niobium pada suhu sangat rendah.
Rongga akselerator European XFEL dibuat dari niobium dan didinginkan hingga sekitar 2 kelvin. Pada keadaan superkonduktor, rongga tersebut dapat menopang medan elektromagnetik untuk mempercepat berkas elektron dengan kehilangan energi kecil.
Paduan niobium-titanium juga digunakan pada magnet superkonduktor, termasuk pada mesin pencitraan dan akselerator partikel. Setiap perangkat memiliki bahan, medan magnet, serta suhu operasi tertentu; logam niobium pada suhu ruang tidak otomatis bersifat superkonduktor.