Perak: Penghantar Unggul yang Bisa Menghitam

Kilau perak hanya satu sifatnya. Kenali simbol Ag, daya hantar listrik, cermin, paduan sterling, dan lapisan gelap pada permukaannya.

Simbol Ag berasal dari argentum, nama Latin perak. Unsur bernomor atom 47 ini memperlihatkan bahwa simbol tidak selalu mengikuti nama yang kita gunakan dalam bahasa Indonesia.

Perak murni memiliki konduktivitas listrik sangat tinggi, melampaui logam lain pada kondisi pembandingan yang sama. Karena itu, perak digunakan pada kontak dan jalur penghantar tertentu, meskipun harga dan kebutuhan teknis membatasi pemakaiannya.

Kemampuan memantulkan cahaya tampak menjadikannya bahan lapisan cermin khusus. Sementara itu, sterling silver biasanya mengandung 92,5% perak, dipadukan dengan logam lain agar lebih kuat daripada perak murni.

Perak dapat menghitam ketika senyawa sulfur bereaksi dengan permukaannya dan membentuk perak sulfida. Lapisan gelap ini berbeda dari karat besi, sehingga kemiripan perubahan warna tidak menunjukkan reaksi yang sama.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.