Prometium: Unsur Radioaktif untuk Sumber Daya Kecil

Semua isotop prometium bersifat radioaktif. Salah satunya dapat memasok energi bagi perangkat khusus melalui peluruhan beta.

Prometium bersimbol Pm dan bernomor atom 61. Tidak ada isotop stabilnya. Unsur ini diidentifikasi pada 1945 dari hasil fisi di Oak Ridge; jumlah renik juga dapat terbentuk secara alami melalui proses nuklir.

Prometium-147 memancarkan partikel beta. Pada baterai betavoltaik, energi partikel tersebut diubah menjadi listrik oleh bahan semikonduktor. Daya yang dihasilkan kecil, sehingga penggunaannya berbeda dari baterai isi ulang untuk telepon atau kendaraan.

Sumber beta prometium juga pernah digunakan untuk pengukuran ketebalan. Perubahan radiasi yang lolos melalui bahan membantu memperkirakan ketebalannya tanpa harus menyentuh seluruh permukaan.

Manfaat ini datang bersama kewajiban pengendalian sumber radioaktif, pelindung yang sesuai, dan pengelolaan limbah. Ilustrasi video memperkenalkan prinsipnya; perangkat sesungguhnya memerlukan rancangan serta prosedur keselamatan khusus.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.