Rodium: Mengapa Logam Keperakan Ini Bernama Mawar?

Nama rodium berasal dari warna garamnya. Logamnya bekerja sebagai katalis, pelapis reflektif, dan bagian dari proses industri.

Rodium bersimbol Rh dan bernomor atom 45. William Hyde Wollaston menemukannya pada 1803 saat meneliti bahan mengandung platinum. Nama yang berkaitan dengan mawar merujuk pada warna garam tertentu, bukan warna logam rodium.

Rodium merupakan logam keperakan yang banyak diperoleh sebagai hasil samping pemurnian logam kelompok platinum. Kelangkaan pasokan dan perubahan permintaan dapat membuat harganya bergejolak.

Pada katalis kendaraan tertentu, rodium membantu mengubah oksida nitrogen menjadi nitrogen. Fungsi ini merupakan bagian dari sistem pengolahan gas buang; satu katalis tidak otomatis menghilangkan seluruh jenis pencemar.

Permukaannya yang reflektif dan tahan korosi berguna pada komponen optik serta pelapisan perhiasan. Lapisan rodium pada emas putih dapat aus seiring penggunaan. Dalam reaksi industri, kompleks rodium bekerja sebagai katalis yang dipertahankan dan dipulihkan dalam proses.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.