Serium: Percikan Pemantik dan Cadangan Oksigen Katalis

Batu pemantik dapat berupa paduan logam. Serium juga bekerja dalam ceria untuk pemolesan kaca dan pengolahan gas buang.

Serium bersimbol Ce dan bernomor atom 58. Percikan pada pemantik feroserium muncul ketika partikel kecil paduan terlepas lalu terbakar. Bahannya mengandung serium dan besi, sehingga sebutan batu pemantik tidak selalu berarti batu alami.

Serium ditemukan pada 1803 dan dinamai menurut Ceres. Di antara lantanida, serium paling melimpah di kerak Bumi, tetapi pemisahannya dari unsur serupa tetap memerlukan proses industri.

Serium dioksida, CeO₂, dikenal sebagai ceria dan digunakan untuk memoles kaca. Bahan itu merupakan senyawa serium dengan oksigen, berbeda dari logam serium.

Dalam sistem katalis kendaraan, ceria dapat menyimpan dan melepas oksigen melalui perubahan keadaan oksidasi serta kekosongan oksigen pada material. Peran tersebut membantu sistem menangani perubahan komposisi gas buang, bersama komponen katalis lainnya.

Pelajari Lebih Lanjut

Video Lain

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida1:41
Unsur

Wolfram: Logam Bertitik Leleh Tinggi dan Perkakas Karbida

Wolfram dikenal juga sebagai tungsten. Titik leleh logamnya sangat tinggi, sedangkan senyawa karbidanya membantu membentuk perkakas yang keras.

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi1:43
Unsur

Tantalum: Kapasitor Kecil dan Ketahanan terhadap Korosi

Lapisan oksida tantalum membantu membuat kapasitor yang ringkas. Sifat logam dan oksidanya bekerja bersama dalam komponen tersebut.

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip1:39
Unsur

Hafnium: Pengendali Neutron dan Lapisan pada Cip

Hafnium menyerap neutron, sedangkan oksidanya dapat menjadi lapisan isolator pada transistor. Dua fungsi itu berasal dari bentuk bahan yang berbeda.

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan1:41
Unsur

Lutesium: Katalis dan Jam Isotop dalam Batuan

Lutesium memiliki kegunaan pada material katalis. Pasangan isotop lutesium dan hafnium juga membantu menelusuri sejarah batuan.

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya1:39
Unsur

Iterbium: Unsur Tanah Jarang untuk Teknologi Cahaya

Iterbium menjadi bagian material laser dan penelitian optik. Kisahnya berawal dari pemisahan unsur-unsur yang memiliki sifat sangat mirip.

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus1:39
Unsur

Tulium: Kristal Laser dan Sumber Sinar-X Khusus

Tulium memiliki kegunaan dalam material laser dan sumber radiasi tertentu. Isotop serta bentuk materialnya menentukan cara kerja masing-masing perangkat.

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik1:39
Unsur

Erbium: Menguatkan Sinyal dalam Serat Optik

Ion erbium di dalam kaca dapat membantu memperkuat sinyal cahaya. Material yang sama juga dikenal melalui warna merah muda pada kaca tertentu.

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang1:39
Unsur

Holmium: Acuan Warna untuk Mengukur Panjang Gelombang

Pola serapan holmium membantu memeriksa ketepatan alat optik. Standar pengukuran ini berbeda dari logam holmium yang tampak keperakan.