Timah Bukan Timbal: Kaleng, Solder, dan Perubahan Bentuk Kristal
Sn dan Pb merupakan unsur berbeda. Timah hadir sebagai pelapis baja, bahan paduan solder, serta contoh perubahan alotrop yang bergantung kondisi.
Timah bersimbol Sn dan bernomor atom 50, sedangkan timbal bersimbol Pb dan bernomor atom 82. Kedua nama itu sering tertukar, padahal sifat dan penggunaannya berbeda.
Timah putih merupakan logam lunak keperakan dengan titik leleh sekitar 232°C. Banyak kaleng memakai tinplate: baja atau besi yang diberi lapisan tipis timah untuk membantu menahan korosi, bukan kaleng dari timah murni.
Timah juga menjadi bahan utama beragam solder. Paduan tradisional dapat mengandung timbal, sedangkan beberapa solder bebas timbal memakai timah, perak, dan tembaga. Komposisi paduan menentukan sifatnya.
Pada kondisi dingin tertentu, timah putih dapat berubah menjadi timah abu-abu yang rapuh. Batas kestabilan sekitar 13,2°C tidak membuat perubahan berlangsung seketika. Pasokan timah berasal dari bijih kasiterit, SnO₂, sekaligus pemulihan material bekas.