Xenon: Gas Langka untuk Pendorong Ion dan Detektor Partikel
Xenon dapat tampak seperti ampul kosong, menyala saat tereksitasi, dan menjadi cairan pendeteksi partikel. Setiap keadaan memiliki fungsi tersendiri.
Xenon bersimbol Xe dan bernomor atom 54. Gas mulia ini sangat encer di atmosfer, tak berwarna pada keadaan biasa, dan ditemukan Ramsay bersama Travers pada 1898 melalui pemisahan udara cair.
Cahaya pada tabung lucutan berasal dari atom yang tereksitasi oleh listrik. Warna pancaran itu tidak berarti gas xenon biasa berwarna biru. Meskipun sukar bereaksi, xenon juga dapat membentuk senyawa dalam kondisi tertentu.
Wahana Dawn membawa 425 kilogram xenon untuk sistem propulsi ion. Ion dipercepat secara listrik sehingga menghasilkan dorongan kecil yang dapat bekerja lama, mendukung perjalanan ke Vesta dan Ceres.
Pada eksperimen LUX-ZEPLIN, xenon cair menjadi medium pendeteksi interaksi partikel. Ruang proyeksi waktunya memanfaatkan dua fase dan sekitar tujuh ton xenon aktif. Detektor mencari sinyal; keberadaannya bukan bukti bahwa materi gelap telah ditemukan.